Who Moved My Cheese? – Spencer Johnson

Screenshot_1
varietybooks.com.pk

Judul buku: Who Moved My Cheese?
Penulis: Spencer Johnson
Bahasa: Inggris
Penerbit: Putnam Adult
Tahun terbit pertama kali: 1998

Who Moved My Cheese menceritakan tentang dua ekor tikus (Sniff dan Scurry) dan dua orang kurcaci (Hem dan Haw) yang memiliki misi yang sama yaitu mencari Cheese, sebuah keju yang menjadi makanan mereka.

Sniff, Scurry, Hem, dan Haw memiliki sifat yang berbeda. Sniff dan Scurry cenderung lebih cekatan, risk-taker, dan tidak takut terhadap perubahan. Sedangkan Hem dan Haw penuh dengan keraguan, risk-averse, dan agak antipati dengan perubahan. Kesemuanya merupakan perwujudan dari sifat-sifat manusia. Cheese sendiri adalah analogi dari sebuah kesuksesan dan kesejahteraan.

Dalam misi mereka mencari Cheese, sikap Snif dan Scurry dengan Hem dan Haw berbeda. Suatu ketika keduanya sama-sama berhasil menemukan Cheese. Namun Sniff dan Scurry tidak lengah begitu saja karena mereka sadar suatu saat Cheese yang mereka makan akan habis maka mereka harus terus melanjutkan pencarian.

Sedangkan Hem dan Haw, karena merasa sudah menemukannya, mereka lengah dan lupa jika suatu saat Cheese akan habis. Dan yang diperkirakan benar-benar terjadi. Cheese benar-benar telah habis. Mereka harus segera menemukan Cheese yang baru agar tidak mati kelaparan. Sayangnya keduanya tidak segera bertindak. Otak mereka dipenuhi dengan ketakutan akan ketidakpastian.

Singkat cerita, Haw akhirnya berani mengambil langkah untuk melanjutkan pencarian. Dia tidak ingin berdiam saja dan menyerah dengan keadaan. Hem tidak sejalan dengan Haw. Ia malah menyalahkan takdir mengapa semua itu terjadi padanya.

Buku ini ringan, mudah dipahami, dan tidak bertele-tele. Penyajiannya disampaikan dengan gaya bercerita fabel yang sarat makna. Penulis menggambarkan dengan jelas apa yang akan terjadi jika kita tidak menyadari perubahan yang terjadi di sekitar. Bahkan sekalipun kita menyadari perubahan tersebut, jika kita tidak menyikapinya dengan bijak, kita yang akan tergilas dalam perubahan itu sendiri.

 

Tentang Spencer Johnson

Spencer Johnson (1938-2017) berprofesi sebagai ahli obat dan penulis yang berkebangsaan Amerika Serikat. Who Moved My Cheese pernah beberapa kali masuk dalam daftar New York Times Bestseller.

 

Kutipan favorit

They kept life simple. They didn’t overanalyze or overcomplicate things.

What you are afraid of is never as bad as what you imagine. The fear you let build up in your mind is worse than the situation that actually exists.

This empty feeling has happened to me too often.

Whenever he started to get discouraged, he reminded himself that what he
was doing, as uncomfortable as it was at the moment, was in reality much
better than staying in the Cheeseless situation. He was taking control, rather
than simply letting things happen to him.

Haw was beginning to realize the difference between activity and productivity.

The mice did not over analyze things. To the mice, the problem and the
answer were both simple.

What would you do if you weren’t afraid?

Iklan

2 pemikiran pada “Who Moved My Cheese? – Spencer Johnson

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s